Monday, 17 November 2014

“Rusia Bakal Jadi Milik Islam” – Paderi Besar Katholik Ortodok Rusia




paderiSeorang Imam Besar Katolik Ortodoks, Dmitri Smirnov, menyampaikan sebuah khutbah gereja yang menggemparkan di depan ratusan jemaatnya.
Dia mengatakan masa depan Rusia akan menjadi milik pemeluk Islam. Berikut ini ceramahnya kepada jemaatnya sebagaimana Muslimina beritakan:
Kalian lihat, ketika umat Islam merayakan hari besar keagamaannya, tidak satu pun orang yang berani melewati mereka, karena di seluruh dunia di masjid-masjid dan jalan-jalan kota di padati jutaan ribu umat Islam yang sedang bersujud kepada Tuhannya.
Saksikanlah, barisan jutaan umat manusia yang beribadah dengan sangat teratur dan mengikuti shaf mereka masing-masing, dan hal itu tidak perlu diajarkan. Mereka berbaris dengan tertib tanpa harus di perintah.
Lalu dimana kalian bisa melihat pemeluk Kristen seluruh dunia, bisa beribadah bersama? Dan hal itu tidak ada dalam Kristen, kalian tidak akan pernah melihatnya.
Lihatlah mereka, orang Muslim kerap membantu dengan sukarela tanpa berharap imbalan, tapi pemeluk Kristen malah sebaliknya.
Kalian tanyakan pada wanita tua itu (sambil menunjuk wanita yang lumpuh yang berada di gerejanya). Menurut wanita tua itu, seorang pengemudi Muslim sering menyediakan jasa transportasinya untuk mngantarnya ke gereja di Moskow.
Dan setiap wanita tua itu ingin memberinya upah, tapi pengemudi Muslim selalu menolaknya dengan alasan bahwa Islam melarang mengambil upah pada wanita lansia, jompo, dhuafa dan anak-anak yatim di berbagai panti dan yayasan.
Dengarkanlah persaksiannya, padahal wanita tua itu bukan ibu atau kerabatnya, tapi pengemudi Muslim mengatakan dalam Islam wajib menghormati orang yang lebih tua, apalagi orang tua yang lemah dan tak berdaya tersebut.
Keikhlasan pribadi pengemudi Muslim tersebut tidak ada ditemukan dalam pemeluk Kristen yang mengajarkan kasih, tapi pengemudi Kristen bisa tanpa belas kasih meminta upah atas jasa transportasinya pada wanita tua itu. Dia mengatakan layak mendapat upah karena itu adalah profesinya sebagai jasa transportasinya.
Seorang Muslim justru lebih dekat dengan Sang Mesiah, tapi orang Kristen hanya ingin uang. Apakah kalian tidak merasakan?
Bagaimana dalam prosesi penebusan dosa, siapa saja harus membayar kepada pendetamu, entah itu miskin atau manula, wajib memaharkannya sebagai ritual pengampunan dosa.
Saksikan juga, seorang Muslim tidak tertarik untuk mngambil upah pada orang-orang lansia. Mereka begitu ikhlas dengan sukarela membawakan barang-barang serta belanjaan wanita tua itu. Sampai sang wanita tua itu hendak berdoa ke gereja, sang pengemudi Muslim setia antar jemput wanita tua itu.
Inilah kenapa saya mengatakan masa depan Rusia akan menjadi milik mayoritas pemeluk Islam dan negeri ini akan mnjadi milik Islam. Kalian lihat pribadi yang berbudi luhur dan santun, mampu membuat dunia tercengang, ternyata akhlak Muslim lebih mulia daripada jemaat Kristen.
Kalian mendengar bahwa Islam dituduhkan sebagai agama teroris, tapi itu hanya isu belaka yang pada kenyataannya umat Islam lebih mengedepankan tata krama serta kesopanan.
Walau mereka di fitnah sebagai teroris, tapi populasi jumlah mualaf di Eropa dan Rusia makin ramai berdatangan ke tempat ibadah orang Muslim untuk memeluk Islam, karena para mualaf tahu betul bahwa Islam tidak sekejam yang dunia tuduhkan.
Sekarang dan selamanya, masa depan Rusia akan menjadi milik umat Islam. Di masa depan adalah kembalinya kejayaan Islam. Lihat populasi Muslim di Rusia, telah berjumlah 23 juta dan pemeluk Kristen mngalami penurunan menjadi 18 juta, lalu sisa yang lainnya masih tetap komunis.
Ini sebuah fakta bahwa Islam sekarang menjadi agama terbesar di Rusia. Di utara bekas pecahan negara Uni Soviet mayoritas Muslim yaitu Republik Chechnya, Tarjikistan, Kajakhstan, Uzbeckistan dan Dagestan. Lalu umat Islam telah menjamah di kota-kota besar Rusia termasuk Moskow.
Imam Besar mengakhiri khutbahnya dan turun ke mimbarnya dengan mata yang berair, di mana para jemaatnya masih trpaku dan haru, tidak menyangka seorang Imam Besar Katolik bisa mengagungkan orang Muslim.
Sebagian jemaat ada yang menangis melihat cara ajaran Islam, ternyata berbudi luhur dan tidak layak di sebut “teroris”.
(HP/MediaIslamia.com)

Thursday, 13 November 2014

jaga lah mata anda..


"Bro Jawab, macamana nak jaga hati?"
Bro Jawab memandang Bro yang bertanya. Pelik juga kenapa tiba-tiba ditanya sebegitu.
" Maksud kau jaga hati macamana? Daripada sakit hati ke, dengki ke suka kat Muslimat?"
Bro yang bertanya sengih-sengih membuatkan Bro yang menjawab boleh mengagak maksud jaga hati di situ.
" Oke, aku faham, senang je nak jaga hati, kau tundukkan pandangan kau daripada melihat muslimat, kerana disebabkan mata ramai yang kecundang. Dari mata, jatuh ke hati."
Bro yang bertanya, tanya lagi.
" Kalau tak boleh tunduk macamana?"
Bro yang menjawab pun menjawab:
" Kau menoleh tempat lain kalau nampak muslimat."
Bro yang bertanya, tanya lagi.
" Kalau tak boleh menoleh?"
Bro yang menjawab pun menjawab lagi:
" Kau cari buku, baca buku nescaya kau takkan pandangan perempuan."
Bro yang bertanya tanya lagi.
" Aku tak minat buku. Macamana nak jaga mata?"
Bro yang menjawab pun menjawab lagi.
" Kau korek mata kau, ataupun cucuk dengan garpu, atau kau patahkan tengkuk kau. Biar jadi lembik, nescaya kau akan menjaga mata kau selama-lamanya."

Tuesday, 30 September 2014

mualaf (:


Hadith :
Diriwayatkan daripada Abu Said al-Khudri r.a :” Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya: ” Apabila
seseorang memeluk agama Islam dengan ikhlas, Allah akan mengampunkan semua dosa-dosanya di masa lalu. Kemudian setelah itu mulai diadakan perhitungan, pahala untuk setiap perbuatan baik yang dilakukannya dilipat gandakan sepuluh sampai tujuh ratus kali ganda sedangkan setiap dosa yang dilakukannya akan dicatat sebanyak dosa yang dilakukannya kecuali apabila Allah
mengampunkannya. (al-Bukahri)
Huraian
Mualaf ialah orang yang baru berjinak-jinak Islam. Dari segi bahasa mualaf bererti lemah. Istilah ini lalu
disandarkan kepada mereka yang baru saja memeluk Islam dan masih lemah pemahamannya tentang Islam.
Kebanyakan daripada kita tidak memahami keperluan mualaf. Mualaf sebenarnya mengharapkan teman dan sahabat yang dapat memberi sokongan moral dan
perlindungan dari kecaman keluarga mahupun saudara,
kerana perpindahan agama bukanlah perkara yang mudah sebaliknya memerlukan banyak pengorbanan.
Justeru perlu ada pihak yang menyelia dan membimbing golongan yang baru memeluk Islam ini
agar mereka tidak kembali murtad. Contohnya menziarahi mereka supaya tidak terabai dan memantau
perkembangan mereka. Kebanyakan kes yang berlaku hari ini, orang memeluk Islam sekadar untuk
mencukupkan syarat membolehkannya berkahwin dengan pasangan yang beragama Islam. Bukan dengan niat yang benar-benar ikhlas mahu mentauhidkan Allah
SWT. Bagi mualaf yang ikhlas ingin memeluk Islam pula, mereka akan melaksanakan ajaran Islam secara
bertahap. Bahkan tidak keterlaluan jika dikatakan bahawa ada antara golongan mualaf ini yang jauh lebih taat daripada mereka yang sejak lahir memeluk Islam.
Golongan inilah yang disebutkan di dalam hadis di atas.

kalau suka seseorang?


Kalau suka seseorang . Jauhkan diri dari dia .
Time tuu baru kau boleh beza kau suka dia
sebab nafsu atau sebab Allah . Kalau suka
ikut nafsu , kau tak boleh menjauh . Ada jaa
yang tak kena . Kalau kau suka sebab Allah ,
kau akan cuba kawal perasaan . Lagi cuba nak
jauhkan diri sebab takut zina hati . Tapi
always mention dia dalam doa dan tak
pernah missed sebab kau tahu hati dia Allah
pegang . Kau percaya Allah Maha Pengatur
segalanya ? Nahhh . Nampak tak beza ? Bila
orang tanya , sayang dia tak ? Kau jawab lah
sayang . Then mereka tanya lagi , kenapa
lepas kalau sayang ? Kau jawablah sebab
sayang . Mendalam kannn ? Siapa kita untuk
menafikan perasaan yang hadir ? Siapa kita
untuk menolak fitrah yang datang ? Rujuklah
kepada dia untuk mendapat solusi . Dia
PAKAR CINTA . Jika rindu , titipkanlah dalam
doa . In shaa Allah , dia akan turut
merasainya . Mohon Allah jaga . Mohon Allah
lindung . Moga baik2 dalam jagaanNya .
Lepaskan cinta yang tidak halal . Renungan
untuk kita bersama . Wallahua'lam

Ingat!! Jangan Lakukan 24 Perkara Ini Dalam Hidup Anda

 Ingat!! Jangan Lakukan 24 Perkara Ini Dalam Hidup Anda ]
1 Jangan sengaja lewatkan solat. Perbuatan in tidak disukai oleh ALLAH s.w.t.
2 Jangan masuk ke bilik air tanpa memakai alas kaki(selipar).Dikhuatiri terbawa keluar najis dan mengotori seluruh rumah kita.
3 Jangan makan dan minum dalam bekas yg. pecah @ sumbing. Makruh kerana ianya merbahayakan.
4 Jangan biarkan pinggan magkuk yg. telah digunakan tidak berbasuh.Makruh dan mewarisi kepapaan
5 Jangan tidur selepas solat Subuh, nanti rezeki mahal (kerana berpagi-pagi itu membuka pintu berkat)
6 Jangan makan tanpa membaca BISMILLAHHIRRAHMANNIRAHIM dan doa makan.Nanti makanan yg. dimakan adalah dari muntah syaitan.
7 Jangan keluar rumah tanpa niat membuat kebajikan @ kebaikan.Takut-takut mati dalam perjalanan.
8 Jangan pakai kasut atau selipar yg. berlainan pasangan. Makruh dan mewarisi kepapaan.
9 Jangan biar mata liar di perjalanan. Nanti hati kita gelap diselaputi dosa.
10 Jangan bergaul bebas ditempat kerja. Banyak buruk dari baiknya.
11 Jangan menangguhkan taubat bila berbuat dosa kerana mati boleh datang bila-bila masa.
12 Jangan ego untuk meminta maaf kepada kedua ibubapa dan sesama manusia kalau memang kita bersalah.
13 Jangan mengumpat sesama rakan taulan. Nanti rosak siratulrahim.
14 Jangan lupa bergantung harap hanya kepada ALLAH s.w.t dalam setiap kerja kita. Nanti sombong bila berjaya dan kecewa pula bila gagal.
15 Jangan bakhil untuk bersedekah. Sedekah itu memanjangkan umur dan memurahkan rezeki kita.
16 Jangan banyak ketawa nanti mati jiwa.
17 Jangan biasakan berbohong kerana ia adalah ciri-ciri munafik dan menghilangkan kasih sayang org.kepada kita.
18 Jangan suka menganiaya manusia atau haiwan kerana doa makhluk yg.teraniaya cepat dimakbulkan ALLAH s.w.t.
19 Jangan terlalu susah hati dengan urusan dunia. Akhirat itu lebih utama dan kekal selamanya. Carilah kehidupan dunia untuk akhirat.
20 Jangan duduk dalam bilik air terlalu lama kerana disitulah tempat tinggal jin kafir dan syaitan.
21 Jangan merokok dan memasang kemenyan kerana asap itu adalah makan jin.
22 Jangan lupa membaca BISMILLAHIRRAHMANNIRAHAIM dan salam ketika masuk kerumah dikhuatiri jin dan syaitan masuk bersama.
23 Jangan memakai tangkal kerana ALLAH s.w.t tidak sempurnakan agama seseorang itu jika memakai tangkal ini adalah kerana dikhuatiri kita bergantung kepada tangkal bukan kepadaNYA.
24 Jangan mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata jangan sebab semuanya untuk kebaikan dan sesungguhnya ALLAH s.w.t itu lebih mengetahui.Yang baik itu adalah dari ALLAH s.w.t dan yg.buruk itu dari hambanya juga.
Kongsikan kepada rakan-rakan anda dan juga ahli keluarga anda. agar kita semua dapat melakukan amar ma’ruf, nahi mungkar.. in shaa Allah.. Ingat!! Jangan Lakukan 24 Perkara Ini Dalam Hidup Anda Ingatan buat diriku juga.. [ Sharing is Caring ]

Sunday, 25 May 2014

Ingat-mengingati...

Assalamualaikum sahabat yg dikasihi Allah sekalian, jom kita ketahui beberapa fakta berkenaan keperluan hidup kita seharian. Bagi memastikan kita dapat mencapai tujuan hidup beroleh keberkatan dan juga kesihatan di samping membantu kita meningkatkan ibadah am dan ibadah khusus.

Lapan jenis makanan yg paling baik mencegah penyakit : 
1) delima 
2) yogurt 
3) bawang putih
4) bawang besar
5) teh hijau
6) oat
7) labu
8) brokoli

Tiga perkara membawa penyakit :
1) Banyak bercakap.
2) Banyak tidur.
3) Banyak makan.

Empat perkara merosakkan badan :
1) Dukacita.
2) Sedih.
3) Kebulur.
4) Tidak tidur malam.

Empat perkara menambah seri wajah :
1) Taqwa.
2) Jujur.
3) Pemurah.
4) Jaga kehormatan.

Empat perkara menarik rezeki :
1) Banyakkan qiamulail
2) Banyak beristighfar.
3) Biasakan bersedekah
4) Berzikir waktu awal pagi dan petang.

Empat perkara yg menjauhkan rezeki :
1) Tidur waktu pagi.
2) Sedikit bersolat.
3) Malas.

Selamat beriftor sahabat semua. Semoga kita dapat berkongsi pekara ni pada saudara kita yang lain, dan semoga bermanfaat pada yang ingin mengamalkannya. Inshaa Allah.

Wednesday, 30 April 2014

No Couple Before Akad


Realistik ke zaman sekarang kalau tak couple untuk dapat jodoh?
Credit : Blog Laisaf87

- diambil daripada laman web ISMA Jordan dalam artikel bertajuk Sepertimana Bidadari -
Wahai adikku yang dikasihi sepenuh hati,
Saat pertama kali bersalaman setelah disarungkan cincin, hati kakak tidak berdebar-debar sepertimana yang novel-novel cinta gambarkan. Tiada juga renjatan elektrik yang dirasakan bila pertama kali bersentuhan umpama yang filem-filem cinta kisahkan. Yang ada hanyalah suatu kedamaian yang mengalir meresap ke hati, dan rasa selesa menggenggam tangannya ibarat kedua-dua tapak tangan kami telah lama berkenalan. Perasaan malu tetap menyelubungi kerana hakikatnya kedua-dua pemilik tapak tangan yang sedang bersalaman itu belum pernah berbalasan pandangan mata mahupun senyuman, apatah lagi bicara yang melangkaui urusan kerja.
Untuk apa kakak menulis mukaddimah seperti itu?
Kalau bukan kerana cinta, kakak tidak akan tergerak untuk melayangkan curahan hati terbuka ini.
Kerana cinta, kakak ingin yakinkan adik kakak, bahkan semua wanita muslimah di luar sana bahawa syariat sangat indah dalam meraikan fitrah. Terimbau kembali kenangan membawa PINTAR (kumpulan diskusi di bawah Persatuan Mahasiswa Malaysia Irbid) pada sesi lepas, ada yang melontarkan soalan kepada kakak,
“Realistik ke zaman sekarang kalau tak couple untuk dapat jodoh? Lepas tu, bagaimana nak cintai seseorang yang kita tak pernah kenal betul-betul?”
Laju kakak menjawab, “Memang macam tu zaman sekarang sebab masyarakat dah sangat rosak. Apa yang betul jadi salah dan apa yang bagus dipandang pelik. Tapi kita yang ada kesedaran agama, yang Allah dah pilih kena sangat thiqah dengan Dia, kena percaya betul-betul yang setiap apa yang Allah gariskan adalah yang terbaik untuk kita. Bukan setakat couple..hatta untuk elakkan zina, pandangan mata pun kita kena jaga kan.”
Jawapan berbaur keyakinan yang tinggi itu pantas dituturkan, namun sebenarnya hati kakak terdiam lama. Tidak dapat dinafikan, tahap-tahap keyakinan setiap individu pastinya berbeza.
Ada ‘ilmul yaqin atau keyakinan rasional; meyakini segala sesuatu berdasarkan ilmu dan pengetahuan. Kemudian terdapat ‘ainul yaqin atau keyakinan empirikal; keyakinan yang terbit atas sebab kita telah melihatnya dengan mata kepala sendiri. Berbeza bukan sekadar mengetahui indahnya Petra di Jordan berbanding membelek gambar-gambar kota Petra yang tersergam indah? Tahap yang tertinggi ialah haqqul yaqin atau keyakinan hakiki; melibatkan dzouq (rasa) dengan sebenar-benarnya dan terbukti melalui pengalaman. Nah, apabila kita sendiri mengelilingi kota Petra, keyakinan mengenai keindahan Petra benar-benar terpahat di hati dan mustahil untuk sesiapa pun merenggut keyakinan tersebut daripada diri kita.
Bagi kakak, menjadi tanggungjawab golongan yang Allah telah kurniakan nikmat haqqul yaqin untuk berusaha menenangkan hati adik-adik yang masih berada di peringkat ‘ilmul yaqin atau ‘ainul yaqin. Rasa takjub bila mengalami sendiri cinta tanpa couple itu ingin kakak kongsikan dengan adik. Bukan untuk berbangga atau menceritakan hal rumah-tangga sedangkan perjalanan kakak masih jauh, tetapi untuk meningkatkan keyakinan adik bahawa janji Allah itu benar. Semoga adik dikurniakan kekuatan untuk percaya dengan janji Allah dan tidak terpengaruh dengan budaya couple yang menjadi norma masyarakat kita kini. Biar adik nampak kolot di mata manusia, namun adik sebenarnya dipandang tinggi olehi Allah dan para malaikat. Jangan sesekali meragui keupayaan Allah untuk menghadirkan rasa cinta selepas wujudnya ikatan yang sah. Malah, cinta yang barakah itu pastinya berjuta-juta kali lebih manis dan indah.
Wahai adikku, si mata-air kebangkitan ummah,
Andai kakak bertanya sekarang, apakah visi keluarga adik? Apakah yang adik inginkan bagi ibu dan ayah, adik-beradik, bakal suami, dan bakal anak-anak adik? Sasarkanlah visi adik sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam Surah At-Tur ayat ke-21, “Orang-orang yang beriman dan anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan Kami kumpulkan anak cucu mereka dengan mereka. Dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.”
Dengan visi yang sebegini mulia, haruslah kita mempermuliakan hidup kita. Bimbang bukan, kita bercita-cita untuk dikumpulkan di syurga Allah bersama keluarga kita, tetapi kita masih belum berperangai seperti ahli syurga. Kebimbangan ini seterusnya patut membuatkan kita cemerlang beramal dan bertindak, bukan futur atau lemah semangat mengenangkan prestasi diri yang masih corot.
Wahai adikku yang bernilai dan berharga,
Mari kita teladani ciri-ciri bidadari syurga, agar selayaknya kita menjadi ketua mereka bagi pasangan kita. Allah telah berfirman dalam Surah Ar-Rahman, ayat ke-56, “Dan di dalam syurga-syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.”
Adikku sayang, sopan dan menundukkan pandangan itu subjektif, maka timbanglah segala perilaku kita dengan neraca iman. Walaupun dengan rakan sekelas atau pemandu teksi, ingatlah sabda Nabi s.a.w bahawa pandangan kedua itu adalah panahan syaitan. Takut-takut setiap kali kita terdetik,“Handsomenya mamat ni!”, bakal suami yang telah Allah catatkan untuk kita di Lauh Mahfudz juga terdetik, “Cunnya awek ni!” Takut-takut setiap kali kita melirikkan mata, bertambah titik hitam di hati yang memadamkan cahaya keimanan dan menyukarkan kita membuat kebaikan. Izinkan kakak untuk menghadiahkan adik hadith Nabi s.aw. ini yang diriwayatkan oleh Ahmad:
الرَّجُلِ حَتَّى إِيَّاكُمْ وَ مُحَقَّرَاتِالذُّنُوِبِ، فَإِنَّهُنَّ عَلَى
“Hati-hati kalian daripada dosa-dosa kecil, kerana dosa-dosa kecil itu bila berkumpul pada diri seseorang akan membinasakannya.”
Adikku sayang, jagalah adab-adab sewaktu diiringi muraqib agar hati kekal suci terpelihara. Bukan muraqib berjalan di hadapan atau belakang yang patut kita perdebatkan, tetapi yang perlu kita cakna adalah kita tidak membuka ruang untuk dicuri pandang mahupun ditegur sapa. Rendahkanlah suara dan hindarkan gelak ketawa sesama akhawat ketika di jalanan. Berterima kasih itu wajar, namun bertanyakan khabar itu seharusnya disambut hambar. Cantik sungguh lembaran sirah yang mencatatkan perjalanan pulang Aishah r.a, apabila beliau tertinggal mencari rantai selepas peperangan Bani Mustholiq. Bayangkan adik, Sofwan Al-Muaththol telah mengheret unta yang ditunggangi Aishah tanpa kedua-duanya bercakap walaupun sepatah kalimah.
Adikku sayang, pastikanlah setiap aktiviti yang melibatkan syabab dan akhawat mempunyai objektif yang ingin dicapai, samada untuk kita mendekatkan diri kepada Allah, memberi manfaat kepada dunia kita, ataupun membawa faedah buat akhirat kita. Pilihlah antara tiga objektif ini yang telah ulama’ sarankan. Kakak tersenyum bahagia mendengar kelas akademik, simulasi peperiksaan,diskusi ilmiah dan sebagainya yang dijalankan dengan kerjasama syabab dan akhawat. Kadang-kala pula, kakak berkerut dahi mendengar jamuan makan, rehlah batch, melancong dan sebagainya dilaksanakan dengan percampuran syabab dan akhawat tanpa keperluan yang mendesak. Suka untuk kakak petik kata-kata Imam Fakhrurazi bila beliau menerangkan mengenai ayat ke-48 Surah As-Saffat, “Ini menunjukkan betapa malunya bidadari syurga kerana “at-Torfu” adalah gerakan kelopak mata (eyelid). Bidadari tidak menggerakkan kelopaknya dan tidak mengangkat kepalanya untuk lelaki bukan suaminya.”
Adikku sayang, pergaulan di alam maya tiada beza hukumnya dengan pergaulan di dunia nyata. Bersembang mesra online dengan lelaki yang bukan muhrim menggambarkan status sebenar iman kita. Saidina Ali pernah mengungkapkan,
ٌ وَيَنْقُصُ إِذَا ذُمَّ كَانَ فِي النَّاسِ، وَيَزِيْدُفِيالْعَمَلِ إِذَا أُثْنَى، لِلْمُرَائِيْ عَلاَمَاتٌ، يَكْسُلُ إِذَا كَانَ وَحْدَهُ، وَيَنْشَطُ إِذَا
“Orang yang riya, terdapat beberapa ciri, Malas jika seorang diri, giat beramal jika di tengah-tengah orang ramai, bertambah semangat beramal jika mendapatkan pujian, berkurang frekuensi amalnya jika mendapatkan celaan.”
Semoga kita tidak hanyut dengan hawa nafsu yang mengatakan “It’s okaylah..” untuk malas memelihara pergaulan di Facebook, Yahoo Messenger, Twitter, dan lain-lain lagi. Adikku, lawan kepada sikap riya’ adalah sifat ikhlas. Bagaimana agak-agaknya tahap ikhlas kita jika diri kita yang bersendirian menghadap laptop berbeza berbanding diri kita yang malu tersipu-sipu di khalayak orang?
Adikku sayang, firman Allah di dalam Surah At-Taubah ayat ke-71 berbunyi, ”Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, setengahnya menjadi penolong bagi setengahnya yang lain; mereka menyuruh berbuat kebaikan dan melarang daripada berbuat kejahatan; dan mereka mendirikan sembahyang dan memberi zakat, serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.” Marilah kita bantu mujahid-mujahid ummah kita menundukkan pandangan dengan tidak meletakkan gambar online yang jelas memampangkan wajah mujahidah-mujahidah ummah kita. Sepertimana bidadari syurga, keayuan adik dan sahabat-sahabat adik mestilah istimewa buat mereka yang membayar mahar yang digariskan-Nya. Namun, janganlah sesekali marah atau mengguriskan perasaan ahli keluarga adik atau sahabat-sahabat yang meng-upload foto adik. Qudwah hasanah itu jauh lebih baik daripada kritikan. Lambat laun, mereka akan mengerti dengan izin Allah.
Buat adikku bakal bidadari syurga, maafkan kakak andai ada perkataan yang tidak ditepati amalan. Saling menasihati dan mendoakan, kakak titipkan ayat-ayat Allah ini sebagai pendamai jiwa adik.
“Dan orang-orang yang sabar kerana mencari keredhaan Rabbnya, mendirikan solat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik). iaitu syurga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang soleh dari bapa-bapa mereka, isteri-isteri mereka dan anak cucu mereka, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): “Salamun ‘alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” [Ar-Ra’du:22-24]
Oleh; Nadhirah Sahri Tahun 4 Perubatan, JUST
- diambil daripada laman web ISMA Jordan dalam artikel bertajuk Sepertimana Bidadari -

Monday, 28 April 2014

Mukjizat Nabi S.A.W Membelah Bulan Dibuktikan Benar Oleh Amerika


Mukjizat yang paling besar sehingga ke hari ini adalah al-Quran itu sendiri. Sejak 1400 tahun lalu, al-Quran tetap terjaga keasliannya. Di dalam Quran terdapat rahsia sains moden.
Selain itu mukjizat lainnya adalah ajaran Islam itu sendiri. Sejak 1400 tahun lalu, Muhammad saw mengatakan bahawa babi dan arak itu adalah haram dan dilarang untuk di makan dan diminum. Sampai sekarang hukum ini tetap dipatuhi oleh ummat Islam walaupun sudah 14 abad berlalu. Berbeda dengan ajaran Nabi Isa yang telah diseleweng dan diubah oleh Paulus.
Selain itu mukjizat yang pernah dilakukan oleh Muhammad saw dengan izin Allah swt adalah membelah bulan. Adakah ini benar? Mari kita mencari kebenarannya.
Benarkah peristiwa menakjubkan Rasulullah dengan izin Allah membelah bulan 14 abad yang lalu betul-betul terjadi? Apapun yang datang dari Allah dan Rasulnya, masuk akal ataupun tidak, kita tidak boleh untuk menafikan kebenarannya. Semoga fakta ini boleh menambah keyakinan kita terhadap sebuah kebenaran. Kebenaran yang mutlak dari-Nya.
"Sungguh telah dekat hari kiamat, dan bulan pun telah terbelah" (Q.S. Al-Qamar: 1)
Ayat Al-Qur'an di atas ini telah menyebabkan seorang insan memeluk Islam.
Ini Adalah Kisahnya,
Dalam temu bual di televisyen bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggeris bertanyakan soalan kepadanya, adakah ayat dari surat Al-Qamar (ayat di atas) memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah?
Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar telah menjawabnya seperti di bawah ini:
Mengenai ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sebelum ini saya pernah mengadakan pembentangan di Universiti Cardiff, dan para peserta yang hadir datangnya dari pelbagai bangsa dan agama, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tajuk diskusi ketika itu adalah mengenai mukjizat ilmiah dari Al-Qur'an. Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, "Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah] mengandung mukjizat secara ilmiah ? Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah dirungkaikan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak dapat diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sebab ia tidak dapat menjagkaunya.
Mengenai terbelahnya bulan, perkara itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad s.a.w sebagai bukti kenabian dan kerasulannya sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat itu disaksikan oleh setiap orang yang melihatnya pada masa itu. Andainya perkara itu tidak tertulis di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah, tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani dan percaya akan kejadian tersebut. Walaubagaimanapun kejadian bulan terbelah itu memang benar terkandung di dalam Al-Qur'an dan sunnah-sunnah Rasulullah s.a.w. Dan memang Allah ta'alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.
Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun menceritakan semula kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah ini berlaku sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, "Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, cuba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang dapat membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?" Rasulullah bertanya, "Apa yang kamu inginkan ? Mereka menjawab: Cuba membelah bulan, .."
Rasulullah berdiri dan terdiam, berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad supaya mengarahkan telunjuknya ke bulan. Selepas itu Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulat itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berkata, "Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!" Akan tetapi para ahli mengatakan bahawa sihir boleh saja "menyihir" orang yang ada disekelilingnya tetapi tidak dapat menyihir orang yang tidak berada ditempat kejadian. Mereka menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan untuk mendapatkan kepastian. Maka orang Quraisy pun segera menuju keluar dari kota Mekkah untuk menanti orang yang baru pulang dari perjalanan.
Ketika datangnya rombongan pertama yang menuju ke Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, "Apakah kamu melihat sesuatu yang aneh terhadap bulan?" Mereka menjawab, "Ya, benar. Pada malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling berjauhan antara keduanya dan kemudian kembali bercantum."
Maka sebahagian dari mereka beriman, dan sebagian lainnya tetap kafir (ingkar). Oleh kerana itu, Allah menurunkan ayat-Nya:
Sungguh, telah dekat hari kiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, mereka pun ingkar lagi berpaling sambil berkata, "Ini adalah sihir yang terus-menerus berlaku", dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka.
Ini adalah kisah yang benar, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, seorang muslim warga Inggeris berdiri dan memperkenalkan diri, "Saya Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Britain. Bolehkah saya menambah sedikit mengenai apa yang kita bincangkan tadi?"
Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: "silakan."
Daud Musa Pitkhok berkata, "Saya pernah meneliti agama-agama lain (sebelum memeluk Islam) dan salah seorang rakan muslim menunjukkan sebuah terjemah dan makna-makna Al-Qur'an. Saya amat berterima kasih kepadanya dan saya membawa terjemah itu pulang ke rumah. Ketika saya menyelak-nyelak terjemahan Al-Qur'an itu di rumah, saya terbaca sepotong ayat, telah dekat hari kiamat dan bulan pun telah terbelah.
Saya berfikir seketika, adakah ayat ini masuk akal? Adakah mungkin bulan boleh terbelah dua dan kemudian bercantum kembali? Kalaulah benar, kekuatan apakah yang dapat melakukan perkara itu?. Saya berhenti dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan meneruskan kehidupan seharian seperti biasa. Akan tetapi Allah Maha Mengetahui tentang tahap keikhlasam hamba-Nya dalam mencari kebenaran. Tidak lama selepas itu saya menonton bual bicara di televisyen. Bual bicara itu berlangsung diantara host seorang Inggeris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS.
Ketiga-tiga pakar angkasa tersebut menceritakan tentang kos kewangan yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke angkasa, padahal pada waktu yang sama dunia sedang mengalami masalah kebuluran, kemiskinan, wabak penyakit dan peperangan. Host pun berkata, "Kalaulah dana itu digunakan untuk mengamankan dunia ini, tentulah lebih berguna". Ketiga-tiga pakar itu membela diri dengan membela projek angsa lepasnya sambil berkata, "Projek angkasa lepas ini akan membawa kesan yang sangat positif kepada kehidupan manusia dalam bidang perubatan, industri, dan pertanian. Jadi dana kewangan tersebut bukanlah sesuatu yang sia-sia tetapi ianya dalam rangka pembangunan dan kemajuan kehidupan manusia.
Perbincangan selepasnya berkisar tentang angkasawan menjejakkan kakinya di bulan, dimana penerokaan angkasa raya ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar fakta itu, host begitu terkejut dan berkata, "Dana begitu besar digunakan dan dibuang oleh AS hanya untuk mendarat di bulan?" Mereka pun menjawab, "Tidak, tujuannya tidak semata-mata mendarat di bulan tetapi kami mahu mengkaji kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri."
Selepas mendengar penerangan mereka, host Inggeris itu bertanya, "Jadi apa yang kamu temui selepas kajian dijalankan"
Mereka menjawab, "Terbukti bulan pernah terbelah pada masa dulu, kemudian kembali bercantum.
Host rancangan bertanya lagi, "Bagaimana kamu semua yakin terhadap kejadian itu?"
Mereka menjawab, "Kami dapat tahu dari penemuan dan kajian ke atas batuan-batuan dan kami dapati yang batuan tersebut terpisah di permukaan bulan sehinggakan ke dalam (perut) bulan. Selepas itu kami meminta para pakar geologi untuk merungkai misteri ini, dan mereka mengatakan bahawa perkara ini tidak mungkin terjadi kecuali jika bulan pernah terbelah dan bercantum semula".
Mendengar penjelasan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Britain itu berkata, "Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah berlaku pada diri Muhammad s.a.w 1400-an tahun yang lampau. AS menggunakan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih hanya untuk memastikan kebenaran isi kandungan Al-Quran. Agama Islam ini tidak mungkin salah. Saya membuka kembali Mushhaf Al-Qur'an dan saya membaca surat Al-Qamar. Itulah kisah awal saya menerima dan memeluk Islam.
Semua mukjizat yang terjadi adalah atas dasar kehendak Allah swt itu sendiri, bukan kerana keinginan Muhammad saw seorang tetapi atas dasar bantuan Allah swt. Sama halnya yang terjadi terhadap Nabi Isa, bahawa beliau boleh menghidupkan orang yang telah mati, menyembuhkan orang buta dan lain-lain. Semua itu adalah atas dasar kehendak Allah swt.

Saturday, 26 April 2014

5 Pesanan Syeikh Ahmad Yasin kepada Pemuda & Pemudi




1) Wahai anak-anakku, telah tiba saatnya kalian kembali kepada ALLAH swt dengan meninggalkan pelbagai keseronokan dan kealpaan kehidupan dan menyingkirkannya jauh daripada kehidupan kalian. Telah tiba saatnya kalian bangun dan melakukan solat subuh secara berjemaah. Sudah sampai saatnya untuk kalian menghiasi diri dengan akhlak yang mulia, mengamalkan kandungan al-Quran serta mencontohi kehidupan Nabi Muhammad saw.

2) Aku menyeru kalian wahai anak-anakku untuk solat tepat pada waktunya. Lebih dari itu, aku mengajak kalian wahai anak-anakku, untuk mendekat diri kepada sunnah Nabi kalian yang agung.

3) Wahai para pemuda, aku ingin kalian menyedari dan menghayati makna tanggung jawab. Kalian harus tegar menghadapi kesulitan hidup dengan meninggalkan keluh kesah. Aku menyeru kalian untuk menghadap ALLAH SWT dan memohon keampunan dari-Nya agar Dia memberi rezeki yang berkat kepada kalian. Aku menyeru kalian supaya menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi orang yang lebih muda.Aku ingin kalian tidak tertidur oleh alunan-alunan muzik yang melalaikan, melupakan kata-kata yang menyebutkan cinta kepada manusia dan dunia serta menggantikannya dengan kata amal, kerja dan zikir kepada ALLAH. Wahai anak-anakku, aku amat berharap kalian tidak sibuk dengan muzik dan tidak terjerumus ke dalam arus syahwat.

4) Wahai puteriku, aku ingin kalian berjanji kepada ALLAH akan mengenakan hijab secara jujur dan betul. Aku meminta kalian berjanji kepada ALLAH bahawa kalian akan mengambil peduli tentang agama dan Nabi kalian yang mulia. Jadikanlah ibunda kalian, Khadijah dan Aisyah, sebagai teladan. Jadikan mereka sebagai pelita hidup kalian. Haram hukumnya bagi kalian untuk melakukan sesuatu yang boleh menarik perhatian pemuda supaya mendekati kalian.Kepada semua, aku ingin kalian bersiap sedia untuk menghadapi segala sesuatu yang akan datang. Bersiaplah dengan agama dan ilmu pengetahuan. Bersiaplah untuk belajar dan mencari hikmah. Belajarlah bagaimana hidup dalam kegelapan yang pekat. Latihlah diri kalian agar dapat hidup tanpa elektrik dan peralatan elektronik. Latihlah diri kalian untuk sementara waktu merasakan kehidupan yang sukar.

5) Biasakan diri kalian agar dapat melindungi diri dan membuat perancangan untuk masa depan. Berpeganglah kepada agama kalian. carilah sebab-sebabnya dan tawakal kepada ALLAH.

imagined a world without MUSLIM....

READ FIRST! (Someone posted this picture and another person wrote this awesome response that gives us hope) Alhamdulillah!

Yes, lets imagine a world WITHOUT MUSLIMS, shall we? Without Muslims you wouldn't have:
- Coffee
- Cameras
- Experimental Physics
- Chess
- Soap
- Shampoo
- Perfume/spirits
- Irrigation
- Crank-shaft, internal combustion engine, valves, pistons
- Combination locks
- Architectural innovation (pointed arch -European Gothic cathedrals adopted this technique as it made the building much stronger, rose windows, dome buildings, round towers, etc.)
- Surgical instruments
- Anesthesia
- Windmill
- Treatment of Cowpox
- Fountain pen
- Numbering system
- Algebra/Trigonometry
- Modern Cryptology
- Crystal glasses
- Carpets
- Checks
- University
- Optics
- Toothbrush
- Hospitals
- Bathing
- Quilting
- Mariner’s Compass
- Soft drinks
- Pendulum
- Braille
- Cosmetics
- Plastic surgery
- Calligraphy
- Manufacturing of paper and cloth

It was a Muslim who realized that light ENTERS our eyes, unlike the Greeks who thought we EMITTED rays, and so invented a camera from this discovery.

It was a Muslim who first tried to FLY in 852, even though it is the Wright Brothers who have taken the credit.

It was a Muslim by the name of Jabir ibn Hayyan who was known as the founder of modern Chemistry. He transformed alchemy into chemistry. He invented: distillation, purification, oxidation, evaporation, and filtration. He also discovered sulfuric and nitric acid.

It is a Muslim, by the name of Al-Jazari who is known as the father of robotics.

It was a Muslim who was the architect for Henry V’s castle.

It was a Muslim who invented hollow needles to suck cataracts from eyes, a technique still used today.

It was a Muslim who actually discovered inoculation, not Jenner and Pasteur to treat cowpox. The West just brought it over from Turkey

It was Muslims who contributed much to mathematics like Algebra and Trigonometry, which was imported over to Europe 300 years later to Fibonnaci and the rest.

It was Muslims who discovered that the Earth was round 500 years before Galileo did.

The list goes on and on..

Just imagine a world without Muslims. Now I think you probably meant, JUST IMAGINE A WORLD WITHOUT TERRORISTS. And then I would agree, the world would definitely be a better place without those pieces of filth. But to hold a whole group responsible for the actions of a few is ignorant and racist. No one would ever expect Christians or White people to be held responsible for the acts of Timothy McVeigh (Oklahoma bombing) or Andreas Brevik (Norway killing), or the gun man that shot Congresswoman Giffords in head, wounded 12 and killed 6 people, and rightly so because they had nothing to do with those incidents! Just like the rest of the 1.5 billion Muslims have nothing to do with this incident!

Friday, 25 April 2014

UCAPAN KALIMAH SYAHADAH SEORANG PADERI...ALLAHUAKBAR


Paderi Terpaksa Buka Rahsia

Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidika agama Islam bahkan dia mampu mendalaminya.

Selain belajar, dia juga seorang jurudakwah Islam. Ketika berada di Amerika, dia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah s.w.t. memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar dia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula dia keberatan, namun kerana desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.

Ketika paderi masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu, si paderi agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, ‘Di tengah kita ada seorang Muslim. Aku harap dia keluar dari sini.’ Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun dia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya paderi itu berkata, ‘Aku minta dia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya.’ Barulah pemuda ini beranjak keluar.

Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang paderi, ‘Bagaimana anda tahu bahawa saya seorang Muslim?’Paderi itu menjawab, ‘Dari tanda yang terdapat di wajahmu.

Kemudian dia beranjak hendak keluar. Namun, paderi ingin memanfaatkan kehadiran pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan agamanya. Pemuda Muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.

Paderi berkata, ‘Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat.

Si pemuda tersenyum dan berkata, ‘Silakan!’

Sang paderi pun mulai bertanya,:

1. ‘Sebutkan satu yang tiada duanya, dua yang tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya, lima yang tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya, delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas yang tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada empat belasnya.’

2. ‘Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!’

‘Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diazab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?’

‘Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?’

Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah.

Setelah membaca ‘Bismillah…’ dia berkata,:

Satu yang tiada duanya ialah Allah s.w.t..

Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah s.w.t. berfirman, ‘Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).’ (Al-Isra’: 12).

Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.

Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.

Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah s.w.t. menciptakan makhluk.

Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s.w.t. berfirman, ‘Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.’ (Al-Mulk: 3).

Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah s.w.t. berfirman, ‘Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.’ (Al-Haqah: 17).

Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.

Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s.w.t. berfirman, ‘Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.’ (Al-An’am: 160).

Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .

Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu’jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, ‘Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan tongkatmu.’ Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.’ (Al-Baqarah: 60).

Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.

Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah s.w.t. berfirman, ‘Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing.’ (At-Takwir: 18)

Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.

Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, ‘Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.’ Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, ‘Tak ada cercaan terhadap kamu semua.’ Dan ayah mereka Ya’qub berkata, ‘Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’ (Yusuf:98)

Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keldai. Allah s.w.t. berfirman, ‘Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keldai.’ (Luqman: 19).

Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.

Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah s.w.t. berfirman, ‘Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.’ (Al-Anbiya’:69).

Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua).

Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya Wanita, sebagaimana firman Allah s.w.t. ‘Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.’ (Yusuf: 28).

Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.

Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda Muslim tersebut. Kemudian dia pun mula hendak pergi. Namun dia mengurungkan niatnya dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh paderi.

Pemuda ini berkata,:

‘Apakah kunci surga itu?’

Mendengar pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Dia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun dia cuba mengelak.

Mereka berkata, ‘Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya dia jawab, sementara dia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!’ Paderi tersebut berkata, ‘Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah.’

Mereka menjawab, ‘Kami akan jamin keselamatan anda. Paderi pun berkata,: Jawapannya adalah : "Laa ila haillallah"

Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa .

orang PERTAMA dalam ISLAM .. ^_^

 Org pertama cipta telefon ? Alexander Graham Bell .. kalau org pertama tulis bismillah ??????? kalau ibu bapa nk tnye kpd anak ank...mampus nak jawab ni!.. simpan nota ini. 30 ORANG YANG PERTAMA DALAM ISLAM --------------------------------- 

1. Orang yang pertama menulis Bismillah : Nabi Sulaiman AS. 
2. Orang yang pertama minum air zamzam : Nabi Ismail AS. 
3. Orang yang pertama berkhatan : Nabi Ibrahim AS 
4. Orang yang pertama diberikan pakaian pada hari qiamat : Nabi Ibrahim AS. 
5. Orang yang pertama dipanggil oleh Allah pada hari qiamat : Nabi Adam AS. 
6. Orang yang pertama mengerjakan saie antara Safa & Marwah : Sayyidatina Hajar 
7. Orang yang pertama dibangkitkan pada hari qiamat : Nabi Muhammad SAW. 
8. Orang yang pertama menjadi khalifah Islam : Abu Bakar As Siddiq RA. 
9. Orang yang pertama menggunakan tarikh hijrah : Umar bin Al-Khattab 
10. Orang yang pertama meletakkan jawatan khalifah dalam Islam : Al-Hasan bin Ali RA. 
11. Orang yang pertama menyusukan Nabi Muhammad SAW : Thuwaibah RA. 
12. Orang yang pertama syahid dalam Islam dari kalangan lelaki : Al-Harith bin Abi Halah 
13. Orang yang pertama syahid dalam Islam dari kalangan wanita : Sumayyah binti Khabbat 
14. Orang yang pertama menulis hadis di dalam kitab / lembaran : Abdullah bin Amru bin Al-Ash 
15. Orang yang pertama memanah dalam perjuangan fisabilillah : Saad bin Abi Waqqas 
16. Orang yang pertama menjadi muazzin dan melaungkan adzan: Bilal bin Rabah 
17. Orang yang pertama sembahyang dengan Rasulullah SAW : Ali bin Abi Tholib 
18. Orang yang pertama membuat minbar masjid Nabi SAW : Tamim Ad-dary 
19. Orang yang pertama menghunus pedang dalam perjuangan fisabilillah : Az-Zubair bin Al- Awwam 
20. Orang yang pertama menulis sirah Nabi Muhammad SAW : Ibban bin Othman bin Affan 
21. Orang yang pertama beriman dengan Nabi SAW : Khadijah bt Khuwailid. 
22. Orang yang pertama mengasaskan usul fiqh : Imam Syafei RH. 
23. Orang yang pertama membina penjara dalam Islam: Ali bin Abi Tholib 
24. Orang yang pertama menjadi raja dalam Islam : Muawiyah bin Abi Sufyan 
25. Orang yang pertama membuat perpustakaan awam Harun Ar-Rasyid
26. Orang yang pertama mengadakan baitulmal : Umar Al-Khattab 
27. Orang yang pertama menghafal Al-Qur'an selepas Rasulullah SAW : Ali bn Abi Tholib 28. Orang yang pertama membina menara di Masjidil Haram Mekah: Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur 
29. Orang yang pertama digelar Al-Muqry : Mus'ab bin Umair 
30. Orang yang pertama masuk ke dalam syurga : Nabi Muhammad SAW. 
✔ Rugilah klu tidak SHARE sbab ianya 1 peluang dakwah yg MUDAH kenali Islam kita.

Tuesday, 22 April 2014

Menyentuh jiwa- KASIHnya seorang ABANG :))

Aku ada abg.. Dah lama berpisah.. Tapi aku selalu utus surat kat die yg kat kampung.. Satu pun x berbalas..

2 Tahun lepas.. Aku menikah tanpa izin abang.. Sebab puas aku cari tapi x jumpa dia.. Sepanjang perkahwinan aku.. Aku x tenang.. Cuti sekolah yang lepas.. Aku ajak suami aku balik kampung.. Aku nak bersihkan rumah pusaka mak dan ayah.. Semasa membersih rumah usang tu.. Aku tersapu surat yang aku kirimkan pada abangku 2 tahun yang lalu.. Sebelum aku menikah suratnya macam ni..




“Khas buat abangku,

Abg, ko ingat lagi x..

Mak ngan ayah meninggal mase aku Darjah 5.. ko plak Tingkatan 5.., Masa tu diorang eksiden sebab nak beli kek befday aku sebab aku baling semua perhiasan kat umah kite, sampai mak terpaksa pegi beli ngan ayah. Tapi aku hairan mase tu, ada satu bekas kaca yg aku pecahkan.. tbe2 byk air keluar.. Tapi ko cepat2 lap lantai umah kite.. Tapi aku x amik kisah pon pasal hal tu.. Sebelum pegi, diorang cium kita berdua. Diorang cakap

“ Abg, ko jaga adik. Jangan bagi dia nangis. Kalo mak dah xde, ko jangan tinggal die. Ingat sket mak ngan ayah ko ni.. Jangan sesekali biar die sorang-sorang “

Ko ingat x..

Sebelum diorang pegi beli kek, ko balik dari sekolah, ko belikan aku pengikat rambut warna biru, sebab ko ske warna biru kan.. Tapi aku campak kat longkang belakang umah kite, sebab aku suke warna pink. Lepas kejadian tu.. ko x penah ucap bufday kat aku lagi.. Sampai sekarang..

Abg, ko ingat x..

Kita hidup 2 orang je lepas tu, ko x sekolah lagi.. Ko pegi mana pon aku xtau.. Tapi malam malam baru ko balik dan xpernah cakap ngan aku, Ingat tak, aku masak untuk ko, tapi ko xmakan pon.. Last2 pagi esok aku nampak ayam2 yg makan. Ko x penah ucap terima kasih kat aku.

Abg, ko ingat x..

Pernah sekali aku mintak duit nak pegi sekolah, tapi time tu ko tengah tido.. Aku amik Rm2 dalam poket jeans ko. Masa balik sekolah, ko lempang aku sampai mulut aku darah. Tapi ko x pujuk aku balik pon.. Tapi keesokannya,nasib baik luka tu dah elok..

Abg, ko ingat x..

Semasa umur aku 18 tahun.. Ko hantar aku kat Kuala Lumpur, umah Pak Long.. Ko cakap ko ada hal.. Tapi sampai sekarang ko x datang amik aku.. Berpuluh surat aku titipkan bersama airmata aku pada kau.. Kenapa tiada sebarang balasan.. Kenapa abg??

Sekarang umur aku dah mencecah 26 tahun, dan umur ko dah pun 32 tahun, aku sudah pun disunting orang.. Ketika hajat untuk menikah aku sampaikan surat lagi pada engkau.. Kenapa kau diam je? Kenapa ko x cakap apa2? Aku perlukan izinmu sebagai wali aku..

Abg,

Jika kau dapat surat ni.. Katakanlah pada aku.. Ada apa sebenarnya yg sedang berlaku..

Salam sayang,

Adik.”Aku mula terasa teringin nak selongkar rumah pusaka ni.. Yelah.. Nak balik jarang sangat..Masa aku buka balik almari aku yang buruk yang dah kena makan anai2..Tibe2 ada satu kotak besar jatuh dan banyak kotak2 kecik serta sampul2 surat..Dan saat itu aku terpandang satu surat yang cantik sangat.. Dan aku buka..


“Assalamualaikum..

Kehadapan adikku yang jauh di mata ..

Maafkan abg kerana tidak membalas satu pun surat yang engkau kirimkan.. Kerana aku tidak berdaya sayang.. Aku masih ingat detik kemalangan mak dan ayah kita.. Iye, kau pecahkan perhiasan rumah.. Tahukah kau salah satu perhiasan di situ adalah hadiah untukmu?? Mesti kau tidak perasan.. Yang pecah itu adalah sebuah balang ikan emas yg telah aku, ayah dan mak belikan untuk kau.. Tahukah kau ayah masih berhutang dengan apek yg jual ikan tu di pekan..

Adikku sayang..

Aku tau kau tak suka warna biru.. Tapi aku beli pengikat rambut itu untuk kau.. Supaya kau akan ingatkan aku sentiasa bila kau pakai pengikat rambut itu.. Walaupun kau dah campakkan pengikat rambut tu.. Aku dah ambil balik, dan basuh.. dan telah aku letakkan dalam sebuah kotak kecil di rumah kita.. Nanti kau ambil ya..

Adikku sayang..

Jangan lah kau bersedih kerana aku sudah tidak ucapkan lagi tanggal hari jadi mu.. Kau pun sudah lupa ya.. Pada tarikh itulah kedua orang tua kita meninggal.. Aku tak sanggup melihat tangisan engkau bila aku ucapkannya.. Aku harap kau mengerti..

Adikku sayang..

Tahukah kau kenapa aku hanya balik bila malam saja.. Kerana aku bekerja di pekan.. Mengangkat guni2 untuk letak dalam lori.. Untuk menyara engkau.. Untuk membeli buku sekolah engkau, makan kau, baju-baju engkau dan semua persiapan kau.. Kerana masa itu.. Kau sangat terkenal dengan kecantikan kau. Ramai yg memuji.. Aku harus sediakan perhiasan untuk kau.. Supaya kau tidak rasa malu..

Aku tidak pulang siang hari kerana aku takut jika engkau dicerca kerana abangmu yg kelihatan seperti pengemis ini..

Adikku sayang,

Siapa cakap yg aku tidak menjamah masakan kau.. Aku akan makan masakan itu sebelum subuh.. Sebab aku perlukan tenaga untuk siang hari, dan aku makan semasa engkau tidur.. Supaya jari-jarimu tidak tercedera dan kasar semasa basuh pinggan dan matamu tidak bengkak kerana menemani aku makan..

Adikku sayang,

Aku malu untuk ucapkan terima kasih.. Kerana engkau banyak berkorban untukku.. Kau menyediakan makanku dan segalanya.. Adakah ucapan itu cukup untuk membayar semuanya?? Jika aku ucapkan terima kasih.. Biarlah aku ucapkan di akhir hayatku.. Kerana terima kasihku untukmu adalah untuk semua yg kau lakukan semasa hidupku..

Adikku sayang,

Maafkan aku kerana aku memukulmu.. Tahukah kau mencuri dan mengambil barang tanpa kebenaran adalah berdosa? Aku tidak sanggup untuk mengherdik kau lalu aku putuskan untuk memberi pengajaran yg akan kau ingat sampai bila-bila.. Betulkan, selepas kejadian itu.. Kau sudah tidak mengambil barang orang lain sesuka hati kan?? Itu tandanya perbuatanku tidak sia sia kerana aku dapat mendidikmu..

Dan tahukah kau aku berhempas pulas menyapu minyak dibibirmu pada malam itu ketika kau tidur? Aku keluar mencari pucuk jambu batu dan menggilingnya sehingga batu lesung itu turut menggiling tangan aku.. Sakit yang amat sangat.. Tapi aku tetap teruskan dan Alhamdulillah.. Aku berjaya mencuci kesan minyak dan ubat itu sebelum kau bangun.. Aku tidak mau bengkak itu mencacatkan wajahmu yang cantik itu..

Adikku sayang..

Maafkan aku kerana terpaksa memisahkan kau dari aku. Sebenarnya.. Aku menghantar kau kerana aku jatuh sakit ketika itu.. Mungkin kerana ketika aku bekerja kontrak di tempat pembinaan menyebabkan aku sangat terdedah pada debu dan simen.. Aku terjatuh semasa kerja dan dikejarkan ke hospital.. Doktor mengesahkan aku menghidapi barah paru-paru di mana badan ku tidak berupaya untuk memikul barang yg berat, serta pernafasan aku sudah tak selancar dulu..Patutlah aku selalu batuk batuk, sesak nafas dan pandanganku yg makin kabur.. Aku terpaksa dirawat di hospital walaupun doktor menjangkakan aku xkan bertahan lama..

Sayangku..

Aku titipkan surat ni ke rumah pusaka kita, ketika ini aku di hospital.. Jika suatu hari nanti engkau pulang.. Bacalah semua surat2 dan bukalah semua hadiah yg aku belikan setiap tahun lebih kurang 9 tahun dahulu.. Dan maafkan aku jika tidak dapat sediakan hadiah untukmu pada tahun ini..

Adikku sayang..

Mungkin tika kau membaca surat ini.. Aku sudah pun tiada.. Jangan kau bersedih.. Di sini ada beberapa perkara yang ingin aku katakan..

Untuk menyapu rumah kita ketika aku pulang dengan pakaian dan kotor serta debu, TERIMA KASIH. Untuk mengelap setiap barang yg aku sentuh supaya sentiasa bersih dan tiada kuman, TERIMA KASIH. Untuk membasuh pakaianku yg busuk dengan peluh ku, TERIMA KASIH. Untuk melemparkan senyuman dan salaman ketika aku pulang dr kerja, TERIMA KASIH. Untuk memasak lauk kegemaranku yg kau sangka aku tidak suka, TERIMA KASIH. Untuk mengingatiku dan menulis surat yg tidak bisa aku balas, TERIMA KASIH. Untuk menjadi adik yang sangat aku sayangi, TERIMA KASIH. Untuk segalanya yang kita tempuhi, suka mahupun duka, TERIMA KASIH.

Adikku sayang..

Sekiranya engkau disunting seseorang.. Biarkan pakcik kita menjadi walimu.. Kerana aku mungkin sudah tiada.. Bahagiakanlah dirimu.. Kerana itu yg aku mahukan.. Jagalah suamimu dan jangan kau ingkarinya..

Salam sayang sedalam-dalamnya,

Abang.”

Di rumah pusaka itu.. Aku termenung bersama jernihan airmata yg mengalir.. Lantas.. Aku buka satu persatu hadiah yang dikatakan.. Semuanya berwarna pink.. Dan semuanya di tulis nama aku dengan tulisan yg sangat indah.. Ya Allah.. Aku meraung sambil menatap hadiah itu.. Ya Allah.. di manakah dapat ku cari insan semulia mu duhai abangku..

sumber :: kopilekat